Museum Masuk Sekolah, Camat Sekotong Apresiasi Langsung di SDN 5 Sekotong Barat

Lombok Barat (Tumbuh Media) – Museum Negeri Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali melaksanakan program masuk sekolah yang bertujuan mengenalkan warisan sejarah kepada siswa-siswi di wilayah pesisir barat pulau Lombok, tepatnya di SDN 5 Sekotong Barat, Kabupaten Lombok Barat.

Pelaksanaan program ini di hadiri langsung oleh Camat Sekotong, Lalu Pardita Utama, yang turut menyaksikan antusiasme para siswa dalam mengikuti berbagai kegiatan pembelajaran sejarah yang dikemas secara interaktif oleh tim edukator dari Museum NTB.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Anak-anak di daerah seperti Sekotong yang jauh dari pusat kota tentu mengalami keterbatasan akses untuk mengunjungi museum secara langsung. Dengan hadirnya program ini, anak-anak bisa mengenal sejarah dan budaya daerah mereka tanpa harus pergi jauh ke Mataram,” ujar Lalu Pardita Utama dalam sambutannya, Rabu (23/7/25).

Ia juga berharap agar program Museum Masuk Sekolah dapat terus diperluas ke sekolah-sekolah lain di wilayah Sekotong dan sekitarnya. “Mudah-mudahan ke depan program seperti ini menyasar lebih banyak sekolah di daerah kami”, tambahnya.

Sementara itu Kepala Museum NTB, Ahmad Nuralam, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen museum dalam menjalankan fungsi edukatif dan pelestarian budaya secara inklusif.

“Banyak sekolah di daerah pesisir seperti Sekotong yang jauh dari jangkauan museum. Sehingga melalui program ini, kami datang ke sekolah-sekolah, membawa semangat pelestarian warisan budaya langsung ke ruang kelas”, ujar Nuralam.

Dirinya mengatakan bahwa Sekotong dipilih karena belum pernah berkunjung ke Museum. Sehingga program ini bertujuan untuk mengenalkan warisan sejarah dan budaya lokal kepada siswa-siswi yang berada jauh dari akses langsung ke museum.

“Jadi kami ingin memastikan bahwa siswa di daerah terpencil atau pesisir juga mendapat kesempatan yang sama untuk mengenal sejarah daerahnya”, ujarnya.

Ia juga mengatakan Museum Masuk Sekolah ini di laksanakan sekaligus untuk memperingati Hari Anak Nasional yang bertepatan pada tanggal 23 Juli 2025.

Dengan begitu Ia berharap, melalui program ini, akan tumbuh generasi muda yang lebih peduli terhadap sejarah dan lebih aktif dalam pelestarian budaya.

“Jadi museum adalah milik masyarakat. Dan generasi mudalah yang akan mewarisi dan menjaga nilai-nilai itu di masa depan,” pungkasnya.

Mayoritas siswa di sekolah ini diasuh oleh kakek-nenek mereka karena orang tua bekerja sebagai buruh migran di luar daerah, terutama di Pulau Bali.

Sekitar 60 persen wali murid tercatat sebagai perantau, yang membuat akses ke museum di Mataram sangat kecil bagi sebagian besar siswa.

Indriyani, seorang siswi kelas 6 SDN 5 Sekotong Barat, mengaku sangat senang karena untuk pertama kalinya ia bisa melihat langsung benda-benda peninggalan sejarah.

“Saya belum pernah ke museum. Biasanya cuma baca di buku. Sekarang saya bisa lihat langsung keris dan lontar. Seru sekali,” ungkap Indriyani.

Museum Masuk Sekolah adalah sebuah program yang bertujuan untuk membawa koleksi museum dan materi pembelajaran sejarah, budaya, ke lingkungan sekolah.

Selain penyampaian materi sejarah, program ini juga melibatkan sesi dialog bersama pelajar, lomba-lomba, dan pengenalan benda cagar budaya oleh Tim edukator Museum NTB.

Kepala SD Negeri 5 Sekotong Barat Haris Kurniawan berharap program Museum Masuk Sekolah bisa berkelanjutan agar generasi muda menjadi lebih paham dan mengenal warisan leluhur mereka lewat artefak-artefak kebudayaan yang tersimpan di Museum NTB.

“Siswa kami akhirnya menjadi tahu nama-nama benda karena melihat langsung bentuknya. Setiap artefak punya label dan keterangan informasi yang mudah dibaca,” tutup Haris.

Berita Terkait

Ciptakan Terobosan Besar, PT Cipta Rezeki Utama dan Perusahaan Jepang Teken MoU

Mataram,(Tumbuhmedia.com) – PT Cipta Rezeki Utama melakukan terobosan besar dengan melakukan kerja sama langsung dengan PT Yanbo Umi Tokyo Jepang. MoU ini diklaim mampu memangkas biaya keberangkatan Pekerja Migran Indonesia…

PT. Cipta Rezeki Utama Resmi Buka Kantor Cabang Pertama di Bima

Kota Bima,(Tumbuhmedia.com) -PT Cipta Rezeki Utama Resmi membuka kantor cabang pertamanya di Kota Bima pada Senin,(16/02/2026), yang beralamat di Jalan Gajah Mada No. 46 Pane, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima.…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Berita

Ciptakan Terobosan Besar, PT Cipta Rezeki Utama dan Perusahaan Jepang Teken MoU

PT. Cipta Rezeki Utama Resmi Buka Kantor Cabang Pertama di Bima

PT Cipta Rezeki Utama Terima Penghargaan dari SD Guithrie Sebagai Perusahaan Terbaik Di NTB Dalam Penempatan PMI Melalui Jalur Zero Cost

Harwoto,S.H, Janji Perjuangkan Perbaikan Jembatan Rusak di Desa Ngali Melalui Pokir

Ketua APJATI NTB H. Edy Sofyan Soroti Kebijakan Penerapan Zero Cost Bagi PMI Tujuan Malaysia

17 PMI Asal NTB Dideportasi, Ketua APJATI NTB Himbau Agar Gunakan Jalur Resmi