Kemenhut dan Polri Kolaborasi dalam Manfaatkan Hutan Guna Dukung Ketahanan Pangan

Jakarta (Tumbuh Media) – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) dan Polri menjalin kolaborasi dalam pemanfaatan hutan guna mendukung program ketahanan pangan pemerintah.

Kolaborasi itu dibicarakan dalam pertemuan antara Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Senin (17/2/2025), yang dikutip dari Antara.

Menhut Raja Juli mengatakan bahwa Kemenhut memiliki nomenklatur yang disebut sebagai cadangan, pangan, energi, dan air. Pihaknya telah mengidentifikasi tanah-tanah yang bisa dimanfaatkan.

“Ada 20,6 juta hektare tanah yang dapat dipergunakan untuk cadangan pangan, energi, dan air,” ucapnya.

Tanah-tanah tersebut, kata dia, akan dimanfaatkan untuk kepentingan pangan tidak dengan cara deforestasi, melainkan dengan cara tumpang sari atau agroforestri, yaitu dengan menanami kembali lahan-lahan yang sudah tandus.

“Kita kembali tanam pohon-pohon keras atau HHBK (hasil hutan bukan kayu). Tapi saat bersamaan kita bisa tanam jagung, padi gogo, sorgum, dan lain sebagainya sehingga akan mendukung ketahanan pangan, energi, dan air serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Oleh karena itu, ia berharap agar ada penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara kepolisian di tingkat kapolda dengan UPT Kemenhut di daerah-daerah guna mengidentifikasi lahan-lahan yang berpotensi untuk dijadikan lahan cadangan pangan dan energi.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyambut baik ajakan kerja sama Menhut terkait upaya identifikasi lahan-lahan guna ketahanan pangan.

“Setelah ini, secara teknis akan dibuat perjanjian kerja sama sehingga kemudian Bapak Menteri Kehutanan bisa memberikan ruang mana yang bisa kita kerja samakan untuk mendorong program-program ketahanan pangan,” ujarnya.

Dirinya memastikan pula bahwa masyarakat akan dilibatkan dalam upaya penanaman hutan.

“Tentunya kami selalu akan melibatkan kelompok masyarakat, apakah itu masyarakat perhutanan sosial ataupun masyarakat yang ada di sekitar hutan sehingga ini menjadi hubungan kerja sama, kinerja antara masyarakat, pemerintah dengan pemerintah terkait lainnya,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri Sigit dan Menhut Raja Juli menandatangani perpanjangan nota kesepahaman dalam hal penegakan hukum guna melindungi hutan.

Salah satu hal yang menjadi perhatian kedua belah pihak tersebut adalah potensi karhutla mengingat saat ini sudah mulai memasuki musim panas.

“Tentunya, (nota kesepahaman, red.) ini memperkuat sinergisitas kita dalam hal penegakan dan juga terkait dengan pelanggaran-pelanggaran hukum yang terkait dengan masalah kehutanan. Polri siap untuk melaksanakan back up untuk betul-betul bisa menyelamatkan hutan,” kata Kapolri. (*)

Baca juga: Filipina Umumkan Darurat Ketahanan Pangan, Kementan: Indonesia Terjaga

Berita Terkait

Museum NTB Bersama MAGNT Australia Teken MoU Kerja Sama Internasional

Mataram (Tumbuh Media) – Museum Negeri Nusa Tenggara Barat (NTB) secara resmi menjalin kerja sama dengan Museum and Art Gallery of the Northern Territory (MAGNT), Australia, melalui penandatanganan Memorandum of…

Korupsi Pertamina, CERI Minta Kejagung Telisik Diduga Ada Peran Hatta Rajasa dan Moch Reza Chalid

Jakarta (Tumbuh Media) – Direktur Eksekutif Center of Energy and Resources Indonesia (CERI), Yusri Usman menyatakan Tim Pidsus Kejaksaan Agung harus juga menelisik kontrak kerjasama jangka panjang pengadaan minyak mentah…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Berita

PT. Cipta Rezeki Utama Resmi Buka Kantor Cabang Pertama di Bima

PT Cipta Rezeki Utama Terima Penghargaan dari SD Guithrie Sebagai Perusahaan Terbaik Di NTB Dalam Penempatan PMI Melalui Jalur Zero Cost

Harwoto,S.H, Janji Perjuangkan Perbaikan Jembatan Rusak di Desa Ngali Melalui Pokir

Ketua APJATI NTB H. Edy Sofyan Soroti Kebijakan Penerapan Zero Cost Bagi PMI Tujuan Malaysia

17 PMI Asal NTB Dideportasi, Ketua APJATI NTB Himbau Agar Gunakan Jalur Resmi

Tembus 1,5 Juta Pengunjung pada 2025, Kepala Museum NTB: Masyarakat Memiliki Kesadaran

  • By Suparman
  • Desember 26, 2025
  • 0
  • 109 views
Tembus 1,5 Juta Pengunjung pada 2025, Kepala Museum NTB: Masyarakat Memiliki Kesadaran